Sabtu, 31 Agustus 2013

Mengenal Kanker Usus Besar?

kanker usus besar
Kanker usus besar
Apa itu kanker usus besar? Kanker  usus besar atau colorectal  ditujukan pada tumor ganas yang  berasal  dari mukosa colon atau rectum. Kebanyakan kanker colorectal berkembang dari polip, oleh karena itu  polypectomy  colon mampu menurunkan kejadian kanker colorectal. Polip colon dan kanker pada stadium dini terkadang tidak menunjukkan gejala.

Secara histopatologis, hampir semua kanker usus besar adalah adenokarsinoma (terdiri atas epitel kelenjar) dan dapat mensekresi mukus yang jumlahnya berbeda-beda. Tumor dapat menyebar melalui infiltrasi langsung ke struktur yang berdekatan, seperti ke dalam kandung kemih, melalui pembuluh limfe ke kelenjar limfe  pericolon  dan mesocolon, dan melalui aliran darah, biasanya ke hati karena  colon mengalirkan darah ke sistem portal.
 

Epedimiologi Kanker Usus Besar


Sekitar 75% dari kanker  usus besar terjadi pada orang yang tidak memiliki faktor risiko tertentu. Sisanya sebesar 25% kasus terjadi pada orang dengan faktor-faktor risiko yang umum, sejarah keluarga atau pernah menderita kanker usus besar atau polip, terjadi sekitar 15-20% dari semua kasus. Faktor-faktor risiko penting lainnya adalah kecenderungan genetik tertentu, seperti  Hereditary Nonpolyposis Colorectal  Cancer  (HNPCC; 4-7% dari semua kasus) dan  Familial Adenomatosa Polyposis  (FAP, 1%) serta  Inflammatory Bowel Disease  (IBD; 1%  dari semua kasus).

Kanker  usus besar merupakan salah satu penyakit yang mematikan. Berdasarkan laporan  World Cancer Report  WHO,  diperkirakan 944.717 kasus ditemukan di seluruh dunia pada tahun 2000. Insiden yang tinggi pada kasus kanker usus besar ditemukan di Amerika Serikat, Kanada, Jepang, negara bagian Eropa, New Zealand, Israel, dan Australia, sedangkan insiden yang rendah itu ditemukan di Aljazair dan India. Sebagian besar kanker colorectal terjadi di negara-negara industri. Insiden  kanker  colorectal mulai mengalami kenaikan di beberapa negara seperti di Jepang, Cina (Shanghai) dan di beberapa negara Eropa Timur.

Menurut American Cancer Society  pada tahun 2008 di Amerika Serikat diperkirakan sekitar 148.810 orang didiagnosis menderita kanker  usus besar dan 49.960 mengalami kematian dengan CFR 33,57%.

Eropa, sebagai salah satu negara maju memiliki angka kesakitan kanker usus besar yang tinggi. Pada tahun 2004, terdapat 2.886.800 kasus dan 1.711.000 kematian karena kanker dengan CFR 59,27%, kanker colorectal menduduki peringkat kedua pada angka insiden dan mortalitas.

Bagaimana di Indonesia? Insidens kanker usus besar di Indonesia cukup tinggi, demikian juga angka kematiannya. Pada tahun 2002 kanker  colorectal menduduki peringkat kedua pada kasus kanker yang terdapat pada pria, sedangkan pada wanita kanker colorectal menduduki peringkat ketiga dari semua kasus kanker. Pada kebanyakan kasus kanker, terdapat variasi geografik pada insidens yang ditemukan, yang mencerminkan perbedaan sosial ekonomi dan kepadatan penduduk, terutama antara negara maju dan berkembang.

Itulah beberapa penjelasan mengenai kanker usus besar. Diharapkan dengan mengenal kanker ini, kita bisa lebih waspada akan bahaya kanker ini dan selalu melakukan usaha pencegahan dan meningkatkan pola hidup sehat.

Akan lebih baik jika kita mencegah kanker sejak dini, karena jika kanker sudah berada pada stadium lanjut akan lebih sulit untuk di obati. Saat ini, ada terbaik untuk melakukan pencegahan kanker, yaitu dengan mengkonsumsi obat herbal yang mampu mencegah dan mengobati kanker, tanpa efek samping. Anda bisa baca artikel cara mencegah kanker dengan obat herbal atau 8 cara mencegah kanker secara alami.

Semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel kanker usus besar ini.


Perlu obat herbal untuk  mencegah kanker usus besar ini yang sangat berbahaya ini?  Klik Di Sini!
Read more ...

Bagaimana Gejala dan Penyebab Kanker Kulit?

penyebab kanker kulit


Pada artikel sebelumnya, kita sudah mengenal kanker kulit, maka sekarang kita akan ke tahap lebih lanjut, yaitu mengetahui bagaimana gejala dan penyebab kanker kulit tersebut. Kita mulai dengan gejala kanker kulit. Berikut ini adalah gejalanya.

Bagaimana Gejala Kanker Kulit?

Gejala  dari  Basal  cell  carcinoma  dan  Squamous  cell  carcinoma  sangat  mirip,  di  masa  awalnya mungkin  hanya  berupa  beberapa  bintik  kecil  dengan  permukaan  yang  kasar,  dibandingkan dengan kulit sekitarnya warnanya agak sedikit merah atau agak sedikit putih; juga kemungkinan berupa benjolan yang sangat kecil atau satu luka kecil yang mudah berdarah, proses sembuhnya lambat atau tidak dapat rehabilitasi.  Mungkin seperti sebuah benjolan kecil dikulit, tampak seperti luka yang tidak sembuh-sembuh.

Apa saja Penyebab Kanker Kulit?

Sampai sekarang masih banyak masyarakat yang kurang menyadari pentingnya kesehatan kulit. Kebanyakan mereka lebih sadar tentang kecantikan kulit. Padahal jika kulit tidak dijaga kesehatannya maka berisiko berbagai penyakit seperti kanker mematikan. Untuk itu kenali pemicu kanker kulit seperti dilansir Fox News (1/7). Lalu, Apa saja yang menjadi penyebab kanker kulit? Berikut beberapa faktor yang bisa menyebabkan kanker kulit.

Riwayat keluarga

Jika ibu Anda, ayah, saudara mempunyai riwayat kanker kulit, maka risiko Anda terjangkit penyakit itu adalah 50 persen lebih besar daripada orang lain. Jika kerabat yang lebih jauh, seperti kakek-nenek atau sepupu-telah didiagnosa penyakit serupa, Anda tetap berisiko, tapi tidak banyak.

Sering di luar ruangan

Jika Anda memiliki tipe kulit yang sensitif terhadap radiasi sinar ultraviolet, maka kulit Anda akan mudah terbakar dan melepuh saat terkena sinar matahari. Terlebih kalau Anda sering menghabiskan waktu di luar ruangan tanpa menggunakan pelindung.

Penggunaan tanning bed

Tanning bed adalah alat yang digunakan untuk membantu menjadikan kulit seseorang menjadi kecoklatan, seperti berjemur di bawah panas matahari. Namun alat ini justru meningkatkan risiko melanoma, kanker kulit yang mematikan. Pengguna tanning bed 74 persen lebih mungkin terserang melanoma daripada yang tidak pernah memakainya. Untuk itu, hindari tanning bed sekarang juga.

Kulit yang pucat

Wanita yang kulitnya terlalu putih bahkan pucat berarti kekurangan melanin, yakni perlindungan alami kulit dari matahari alami. Sebaliknya, semakin gelap warna kulit seseorang, berarti kadar melaninnya semakin tinggi. Ini meminimalisir resiko mengidap kanker kulit.

Tinggal di lingkungan beriklim tropis

Iklim tropis membuat Anda terkena radiasi UV yang kuat sepanjang tahun. Adapun jika Anda tinggal di wilayah dengan ketinggian untuk setiap 1.000 meter di atas permukaan laut, dapat meningkatkan paparan UV dengan 4 sampai 5 persen.

Pahami penyebab timbulnya kanker kulit agar Anda tercegah dari penyakit mematikan tersebut. Lakukan upaya pencegahan kanker, baca artikelnya di cara pencegahan kanker. Akan lebih baik jika menggunakan obat herbal kanker untuk mencegahnya.

Itulah beberapa gejala kanker kulit serta penyebab kanker kulit. Semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel penyebab kanker kulit ini.



Perlu obat herbal untuk  mencegah kanker kulit yang sangat berbahaya ini?  Klik Di Sini!
Read more ...
Rabu, 21 Agustus 2013

Cara Pencegahan Kanker Dengan Obat Herbal Berkualitas

cara_pencegahan_kanker
Jutaan orang di dunia berperang melawan kanker

Cara Pencegahan kanker - Ada begitu banyak orang di dunia ini yang berperang melawan kanker. Sebagian dari mereka mungkin hanya terlambat, terlambat menyadari bahwa kesehatan itu begitu berarti, terlambat menyadari bahwa lebih baik mencegah penyakit daripada mengobatinya.

Apakah anda takut dengan penyakit kanker? Apakah anda ingin sekali berupaya untuk menghindarinya dan hidup lebih sehat lagi? Bila jawaban anda ya, maka mungkin artikel ini tepat untuk anda. Namun, jika tidak, sebelum membuang waktu anda, mungkin artikel mengenai cara pencegahan kanker ini kurang tepat untuk anda ^_^

Namun, saya yakin, anda akan meneruskan membacanya, itu artinya anda peduli dengan kesehatan anda sendiri. Kesehatan memang harta yang paling berharga di dunia ini. Apa gunanya harta materi yang berlimpah jika kita sakit-sakitan. Untuk itu, cegahlah sejak dini penyakit-penyakit yang memang benar-benar ingin kita hindari.

Kita sadar, kita tidak bisa sepenuhnya menghindari makanan-makanan yang tidak sehat, karena adanya situasi dan kondisi dimana kita tetap harus menggunakan makanan-makanan yang tidak sehat seperti penyedap rasa, atau pengawet makanan. Padahal itu adalah salah satu pola hidup yang tidak sehat yang bisa menyebabkan kanker. Untuk itu, cara terbaik untuk pencegahan kanker adalah dengan mengkonsumsi obat herbal pencegah kanker. Cara mencegah kanker dengan obat herbal ini adalah salah satu cara mencegah kanker yang pernah di bahas di artikel 8 cara mencegah kanker secara alami, anda juga bisa membaca artikel tersebut sebagai referensi lain untuk mencegah kanker. Hanya saja cara yang paling gampang adalah dengan mengkonsumsi obat herbal ini.


Cara Pencegahan Kanker dengan Green Palapa


pencegahan kanker
Pencegahan kanker dengan green palapa

Obat herbal berkualitas untuk pencegahan kanker yang akan kami perkenalkan bernama Green Palapa. Green palapa adalah salah satu dari produk herbal yang bermutu dari perusahaan HPA. Green Palapa merupakan produk sinergi (gabungan) dari beberapa daun yang memiliki kualitas klorofil yang sangat baik, antara lain Daun Katuk (sauropus androgynus), Daun Cincau (cyclea barbata), dan Daun Mint.

Green palapa terbuat dari 7 tetumbuhan herba hijau, mulai dari Sambiloto, si raja pahit penakluk aneka penyakit, sampai Sirsak, daun anti kanker yg 10.000x lebih hebat dari kemoterapi. Komposisi : Daun Katuk, Daun Cincau, Daun Mint, Daun Sambiloto, Daun Pegagan, Daun Sirsak, dan Spirulina.

Khasiat Utama dari Produk Green Palapa

1.    Anti Kanker
2.    Imunitas Tubuh
3.    Detoksifikasi (pembersih toksin/racun)

Jadi, selain sebagai obat untuk pencegahan kanker, juga bisa berguna untuk imunitas tubuh, dan pembersih racun. Artinya adalah hanya dengan satu obat herbal kanker namun, khasiat yang didapat lebih dari satu. Sangat jarang sekali ada obat herbal yang memiliki begitu banyak manfaat seperti halnya green palapa ini.

Jenis-jenis Kanker yang dapat dicegah oleh Obat Herbal ini
Kanker Serviks Kanker Payudara Kanker Hati
Kanker Paru-paru Kanker Lambung Kanker Usus
Kanker Otak Kanker Lidah Kanker Darah
Kanker Endometrium Kanker Ginjal Kanker Mata
Kanker Kandung Kemih Kanker Ovarium Kanker Prostat
Kanker Nasofaring Kanker Tiroid Kanker Testis


Tidak hanya itu, mau khasiat lebih lengkap lagi? Berikut ini akan kami uraikan manfaat yang lebih lengkap lagi sesuai dengan 7 kandungan herbal yang ada di dalamnya, selain sebagai obat untuk pencegahan kanker :

  1. Daun Sambiloto : Anti Diabetes, mengatasi thypus, mengatasi gatal-gatal, mengobati kanker, mengobati malaria, meningkatkan daya tahan tubuh dan stamina.
  2. Daun Mint : anti gatal, membersihkan minyak pada wajah dan mengatasi jerawat, mengangkat sel kulit mati, menyegarkan nafas dan menghindari bau mulut, mengobati sakit perut dan memperbaiki system pencernaan, membantu otot pencernaan untuk rileks dan mengatasi keram, meredakan sindrom usus dan sembelit, menurunkan suhu badan.
  3. Daun Sirsak : mengobati aneka kanker (kanker serviks, kanker payudara, kanker prostat, kanker usus, kanker paru-paru, dll), menambah kekebalan tubuh dan mencegah asam urat, bagi pria, menambah jumlah dan memperkuat sperma, mengeliminasi radikal bebas, untuk  radang tenggorokan, usus, pencernaan, ambeien dll, meningkatkan stamina, mengatasi bronkitis, menyembuhkan tumor, infeksi, dan diabetes, menurunkan darah tinggi dan kolestrol, membuang racun dari dalam tubuh, mengatasi hepatitis, liver, dan batuk, relaksasi dan deep sleeping, menurunkan demam, anti kejang, mengatasi keputihan, asma, dan cacingan.
  4. Daun Katuk : pelancar ASI, pembersih darah, pembangkit vitalitas seks dan meningkatkan jumlah sperma, mencegah osteoporosis, anti stress, penyembuh luka dan meningkatkan fungsi otak agar dapat bekerja maksimal, anti influenza, mencegah penyakit mata.
  5. Daun Pegagan : meningkatkan kecerdasan, kemampuan mental, meningkatkan IQ serta meningkatkan kemampuan syaraf memori, menyembuhkan luka, mencegah dan mengobati : penyakit lepra, TBC, Campak, Amandel, Hepatitis, Cacingan, Demam, Darah tinggi, wasir, liver, bisul, mimisan, dll, meningkatkan sistem ketahanan dan kekebalan tubuh, membersihkan dan memperlancar aliran darah, memperlancar air seni, mencegah varises, menurunkan gejala stress dan depresi.
  6. Daun Cincau : penurun panas (demam), mengatasi panas dalam, mengatasi sakit perut (mual), diare, sembelit, perut kembung, mencegah gangguan pencernaan, kaya mineral terutama kalsium dan fosfor, sebagai zat anti oksidan, anti peradangan.
  7. Spirulina : Efektif meningkatkan stamina dan sistem kekebalan tubuh, menurunkan kolesterol tanpa mengubah pola makan.

Keunggulan dari Green Palapa adalah Anda bisa mendapatkan banyak manfaat (dari 7 herbal berkhasiat) hanya dengan satu produk. Ini akan menghemat biaya Anda.

Tunggu apalagi, kesehatan sudah ada di depan mata anda. Silahkan pesan! Semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel pencegahan kanker dengan obat herbal berkualitas ini. Pemesanan : Silahkan hubungi kami, atau langsung saja kunjungi toko online kami, Klik di Sini

Read more ...
Senin, 19 Agustus 2013

Mengenal Penyakit Kanker Kulit

kanker kulit
Kanker Kulit
Seperti apakah penyakit kanker kulit itu? Kanker kulit  adalah  tumor ganas  yang  terjadi pada  epidermis kulit. Kanker kulit  sering  terjadi pada  bagian  tubuh  yang  terpapar, misalnya  kepala, muka,  leher,  belakang  tangan  dan  tempat lainnya, menduduki total insiden sekitar 81.1%.

Kanker kulit banyak  terjadi pada orang  tua, dengan puncak  insiden antara umur 51  tahun - 60 tahun,  pria  lebih  banyak  dibanding  wanita,  dengan  perbandingan  sebanyak  2:1,  diantaranya orang kulit putih (orang Eropa) memiliki tingkat insiden yang paling tinggi. 

Penyakit kanker kulit dewasa ini cenderung mengalami peningkatan jumlahnya terutama di kawasan Amerika, Australia dan Inggris. Berdasarkan beberapa penelitian, mereka orang-orang kulit putih yang lebih banyak menderita jenis kanker kulit ini. Hal tersebut diprediksikan sebagai akibat seringnya mereka terkena (banyak terpajan) cahaya matahari. Di Indonesia penderita kanker kulit terbilang sangat sedikit dibandingkan ke-3 negara tersebut, namun demikian kanker kulit perlu dipahami karena selain menyebabkan kecacatan (merusak penampilan) juga pada stadium lanjut dapat berakibat fatal bagi penderita.

Penyakit Kanker Kulit adalah suatu penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak terkendali, dapat merusak jaringan di sekitarnya dan mampu menyebar ke bagian tubuh yang lain. Ada tiga jenis kanker kulit yang umumnya sering diderita manusia, diantaranya adalah karsinoma sel basal (KSB), karsinoma sel skuamosa (KSS) dan melanoma maligna (MM).


Macam-macam atau Tipe Kanker Kulit


Tumor-tumor ganas kulit yang paling sering ditemukan adalah : 
  1. Basalioma  (Basal  cell  center  /  Tumor  sel  basal)  biasanya  mulai  tumbuh  sebagai benjolan  yang  transparan,  kadang  dengan  pinggir  yang  seperti  mutiara.  Bagian sentral  benjolan  tersebut  lalu  mencekung  dan  halus,  seakan-akan  menyembuh. Tumbuhnya  lambat  dengan  ulserasi.  Jenis  ulkus  rodiens  tumbuh  lebih  cepat  dan dapat menyebabkan kerusakan hebat disekitarnya. Merupakan keganasan kulit yang paling sering ditemukan, umumnya didaerah wajah dan paling banyak  timbul pada kulit putih yang kulitnya miskin pelindung  terhadap sinar ultraviolet dari cahaya matahari. Tumor  ini berasal dari  sel  lapisan basal atau dari lapis luar sel folikel rambut. 
  2. Karsinoma  Planocellulare  (Squamous-cell  cancer)  adalah  tipe  terbesar  kedua  dan mulai  tumbuh  dalam  sel-sel  skuamosa  bagian  epidermis  kulit.  Kanker  jenis  ini tumbuh  dan  berkembang  lebih  cepat  dibanding  dengan  sel  basal  dan  bermetastase sekitar 2 %. Akan  tetapi, karsinoma  yang  tumbuh pada bibir  atau pada  luka bakar atau jaringan parut sinar X bermetastase skitar 20 % (Dale, 2000). Karsinoma  sel  skuamosa  dapat  tumbuh  dengan  berbagai  ragam  bentuk  secara mikroskopik batasnya  tidak  jelas,  timbul penebalan karena pertandakan dan dengan cepat  terjadi  ulserasi.  Infiltrasi  sel-sel  tumor  kedalam  sering  lebih  dalam  dari indurasi yang dapat diraba sel histologik, tumor ganas dibagi dalam 3 sub tipe :a.  Cornificans., b.  Nom cornificans, c.  Undiferentiated. 
  3. Melanoma  malignant  adalah  tipe  kanker  kulit  ketiga  dan  dipertimbangkan  lebih serius daripada  jenis kanker kulit non melanoma.  Ini berkembang dalam melanosit epidermis. Melanoma biasanya berwarna coklat kehitaman, meskipun lesi meungkin tidak berpigment (amelanotik). Ini biasanya mempengaruhi kulit  tetapi dpaat  terjadi juga  pada  daerah  atau  bagian  lain,  melanoma  malignant  lentigo  dan  melanoma lentiginus akral. Melanoma mempunyai 2 fase pertumbuhan yaitu fase radial dan horizontal.

Itulah beberapa penjelasan mengenai kanker kulit ini. Tentu saja kanker ini sangat berbahaya. Jadi lebih baik mencegah daripada mengobati. Bagaimana cara mencegahnya? Cara adalah dengan menghindari faktor risiko yang menyebabkan kanker. Mengenai hal ini akan dijelaskan lebih lanjut, pada artikel selanjutnya.

Bila ingin mengobati kanker kulit ini, anda bisa baca artikel tentang obat herbal kanker kulit. Pengobatan kanker dengan obat herbal sudah jelas sangat efektif mengobati kanker.

Semoba bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel mengenai kanker kulit ini.
Read more ...
Minggu, 18 Agustus 2013

Inilah 7 Penyebab Kanker Paru-Paru

penyebab kanker paru-paru
Apa saja penyebab kanker paru-paru? Seperti umumnya kanker yang lain, penyebab yang pasti dari kanker paru-paru belum diketahui, tapi paparan atau inhalasi berkepanjangan suatu zat yang bersifat karsinogenik merupakan faktor penyebab utama disamping adanya faktor lain seperti kekebalan  tubuh, genetik,  dan lain-lain (Amin, 2006). Dibawah ini akan kita bahas mengenai faktor risiko penyebab terjadinya kanker paru. 

Faktor Risiko Penyebab Kanker Paru-Paru

 

1. Merokok
Menurut Van Houtte, merokok merupakan faktor yang berperan paling penting, yaitu 85% dari seluruh kasus. Rokok mengandung lebih dari 4000 bahan kimia, diantaranya telah diidentifikasi dapat menyebabkan kanker. Kejadian kanker paru pada perokok dipengaruhi oleh usia mulai merokok, jumlah batang rokok yang diisap setiap hari, lamanya kebiasaan merokok, dan lamanya berhenti merokok (Stoppler,2010).

2. Perokok pasif
Semakin banyak orang yang tertarik dengan hubungan antara perokok pasif, atau mengisap asap rokok yang ditemukan oleh orang lain di dalam ruang tertutup, dengan risiko terjadinya kanker paru. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pada orang-orang yang tidak merokok, tetapi mengisap asap dari orang lain, risiko mendapat kanker paru-paru meningkat dua kali (Wilson, 2005). Diduga ada 3.000 kematian akibat kanker paru tiap tahun di Amerika Serikat terjadi pada perokok pasif (Stoppler,2010).

3. Polusi udara
Kematian akibat kanker paru juga berkaitan dengan polusi udara, tetapi pengaruhnya kecil bila dibandingkan dengan merokok kretek. Kematian akibat kanker paru jumlahnya dua kali lebih banyak di daerah perkotaan dibandingkan dengan daerah pedesaan. Bukti statistik juga menyatakan bahwa penyakit ini lebih sering ditemukan pada masyarakat dengan kelas tingkat sosial ekonomi yang paling rendah dan berkurang pada mereka dengan kelas yang lebih tinggi. Hal ini, sebagian dapat dijelaskan dari kenyataan bahwa kelompok sosial ekonomi yang lebih rendah cenderung hidup lebih dekat dengan tempat pekerjaan mereka, tempat udara kemungkinan besar lebih tercemar oleh polusi. Suatu  karsinogen yang ditemukan dalam udara polusi (juga ditemukan pada asap rokok) adalah 3,4 benzpiren (Wilson, 2005) .

4. Terkena zat karsinogen
Beberapa zat  karsinogen  seperti asbestos, uranium, radon, arsen, kromium, nikel, polisiklik hidrokarbon, dan vinil klorida dapat menyebabkan kanker paru. Risiko kanker paru di antara pekerja yang menangani asbes kira-kira sepuluh kali lebih besar daripada masyarakat umum. Risiko kanker paru baik akibat kontak dengan asbes maupun uranium meningkat kalau orang tersebut juga merokok.

5. Akibat Diet
Beberapa penelitian melaporkan bahwa rendahnya konsumsi terhadap betakarotene, selenium, dan vitamin A menyebabkan tingginya risiko terkena kanker paru (Amin, 2006).

6. Akibat dari Faktor Genetik
Terdapat bukti bahwa anggota keluarga pasien kanker paru berisiko lebih besar terkena penyakit ini. Penelitian sitogenik dan genetik molekuler memperlihatkan bahwa mutasi pada protoonkogen dan gen-gen penekan tumor memiliki arti penting dalam timbul dan berkembangnya kanker paru. Tujuan khususnya adalah pengaktifan onkogen (termasuk juga gen-gen K-ras  dan myc) dan menonaktifkan gen-gen penekan tumor (termasuk gen rb, p53, dan CDKN2) (Wilson, 2005).

7. Karena adanya penyakit paru
Penyakit paru seperti tuberkulosis dan penyakit paru obstruktif kronik juga dapat menjadi risiko kanker paru. Seseorang dengan penyakit paru obstruktif kronik berisiko empat sampai enam kali lebih besar terkena kanker paru ketika efek dari merokok dihilangkan (Stoppler, 2010).

Itulah beberapa penyebab kanker paru-paru. Semoga dengan mengetahui penyebab kanker ini. Kita bisa mencegahnya dengan cara menghindari penyebab tersebut 

Jika anda memerlukan obat tradisional kanker untuk mencegah atau mengobati kanker paru-paru ini, anda bisa membaca artikel-artikel berikut ini :

# Obat Pencegah Kanker
# Pengobatan Kanker

Semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel penyebab kanker paru-paru ini.
Read more ...
Jumat, 16 Agustus 2013

Apa Saja Penyebab Kanker Otak?

penyebab kanker otak
Apa Penyebab Kanker Otak?
Setelah kemarin kita telah membahas gejala kanker otak, maka sekarang kita akan membahas lagi tentang kanker otak ini, kali ini kita akan membahas tentang penyebab kanker otak. Apa saja yang menyebabkan kanker otak ini? Mari kita simak penyebabnya yang akan kita bahas di bawah ini.

Penyebab Kanker Otak Ada 2


Penyebab kanker otak pada umumnya terbagi atas dua faktor yaitu faktor dari dalam dan faktor dari luar sebagai berikut.

Faktor dari dalam

Maksudnya  faktor  yang  datang dari dalam diri  sendiri  atau  faktor dari keturunan. Apabila  ada salah  satu  sanak  saudara  anda  yang  punya  riwayat  penderita  kanker  otak, maka  kemungkinan juga anda  juga bisa  terkena penyakit kanker otak. Kemudian sebab  terjadinya kanker otak  juga dikarenakan  benturan  kepala  yang  pernah  dialami  si  penderita,  sehingga  benturan  ini menyebabkan perasaan  trauma pada  jaringan otak dan penyebab  tumbuhnya  jaringan abnormal pada  otak  yang  kemudian  berkembang  menjadi  kanker  otak.

Faktor dari luar

Ada banyak penyebab atau faktor dari luar yang bisa menyebabkan kanker otak. Berikut ini adalah beberapa faktor dari luar.
  1. Dari makanan yang dimakan. Misalnya adalah makananan  yang  berlemak  dan  sebagainya  juga merupakan  faktor yang menyebabkan kanker otak.
  2. Obat-obatan. Kanker otak bisa juga disebabkan oleh pengaruh obat-obatan tertentu yang sering  diminum  terus  menerus.
  3. Merokok. Merokok jelas sangat berbahaya bagi kesehatan dan salah satu penyakit yang ditimbulkannya adalah penyakit kanker otak.
  4. Bahan Karsinogenik. Bahan karsiogenik ini misalnya minyak goreng yang dipakai berulang-ulang atau bahan kimia yang termakan.
  5. Radiasi. Radiasi:  paparan  radiasi  dalam  gelombang  tertentu  dapat memicu  berkembangnya  sel  kanker.

Itulah beberapa penyebab kanker otak yang sangat berbahaya ini. Tugas kita untuk mencegah kanker otak ini adalah dengan menghindari faktor-faktor risiko yang bisa menyebabkan kanker otak tersebut seperti yang disebutkan di atas. Cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan menggunakan obat tradisional kanker karena memiliki efek samping yang minimal.

Baca juga artikel obat herbal kanker otak untuk mengobati kanker otak, yang sudah saya tulis sebelumnya.

Semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca penyebab kanker otak ini.
Read more ...
Kamis, 15 Agustus 2013

Mengenal Gejala-Gejala Kanker Otak

Apa saja gejala kanker otak? Kanker otak sendiri adalah kanker yang disebabkan karena adanya sel di otak yang membesar secara abnormal. Sama seperti jenis kanker lainnya, kanker otak juga dikenal sebagai jenis kanker yang membunuh diam-diam. Kanker ini kadang sulit dideteksi. Lalu, bagaimana gejala-gejalanya? Nah, berikut ini adalah gejala-gejala yang terjadi pada kanker otak. Di harapkan dari tanda-tanda kanker otak berikut ini kita bisa lebih waspada. Apabila itu terjadi segera lah periksakan kondisinya ke dokter supaya kita bisa melakukan deteksi lebih dini dan bertindak lebih cepat.

Gejala Kanker Otak Berikut ini :

Gejala umum dijumpai adanya gangguan fungsi akibat adanya pembengkakan otak dan peninggian tekanan dalam tengkorak kepala, seperti :
  1. Sakit  kepala  terutama  diwaktu  bangun tidur, datang berupa serangan secara tak teratur, semakin lama semakin sering. Mula-mula rasa sakit bisa diatasi dengan analgetik biasa tetapi lama kelamaan obat tidak berkhasiat lagi. Walaupun hampir seluruh penderita tumor otak mengalami keluhan sakit kepala, tetapi pada gejala awal tidak terdeteksi, disebabkan oleh banyaknya prevalensi sakit kepala yang bukan saja hanya pada penderita tumor otak, hingga keluhan sakit kepala tidak termasuk sebagai gejala  klinis jika  tidak  dijumpai secara bersamaan dengan tanda atau gejala-gejala lain yang mengarah pada  tumor otak.
  2. Muntah  proyektil tanpa didahului oleh rasa mual akibat peninggian tekanan intra kranial.
  3. Gangguan ketajaman visus dan lapangan pandang  akibat penekanan  saraf opticus. 
  4. Kejang-kejang merupakan gejala awal yang sering dijumpai pada lebih dari 50 persen  penderita tumor otak saat pemeriksaan klinis, yang terbagi atas : kejang fokal  (focal  seizures) jika tumor berada di permukaan otak, terutama disisi kanan atau kiri kepala (lobus temporalis  cerebri) dan kejang umum, jika ada penekanan terhadap cortex cerebri atau akibat adanya pembengkakan otak.
  5. Gejala lainnya dari kanker otak adalah adanya perubahan gaya berjalan, perubahan prilaku, gangguan penciuman (anosmia), gangguan telinga berdenging dan kurang pendengaran, rasa sakit /kebas di wajah, mulut mencong, mata tak bisa dikatupkan akibat penekanan, gangguan keseimbangan tubuh, gangguan pada saraf, anggota gerak melemah atau kejang, timbulnya ubun-ubun yang menonjal dan besar pada bayi.

Itulah beberapa gejala atau ciri-ciri kanker otak yang sering terjadi. Ingatlah mencegah lebih baik dari pada mengobati, jadi sebelum keadaan yang parah terjadi pada otak anda, ada baiknya harus selalu waspada pada kanker otak ini. Untuk mencegah kanker, baca juga artikel cara mencegah kanker. Cara mencegah kanker ini dibahas secara umum, sedangkan cara mencegah kanker otak akan dibahas secara khusus pada kesempatan yang akan datang. Untuk mengobati kanker otak, baca artikel tentang obat herbal kanker otak karena menggunakan obat tradisional kanker jauh lebih baik dan efektif.

Jalankan pola hidup sehat dan hindari selalu faktor-faktor risiko penyebab kanker yang biasanya ada pada kebiasaan-kebiasaan buruk dan juga pada makanan. Semoga kita bisa terhindar dari kanker otak yang sangat berbahaya ini.

Semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel gejala kanker otak ini!
Read more ...