Minggu, 30 Juni 2013

Apa itu Kanker Endometrium?

kanker endometrium
Kanker Endometrium
Pada artikel ini kita akan membahas tentang kanker yang terjadi pada lapisan endometrium, yaitu kanker endometrium. Kanker ini merupakan beberapa tipe keganasan yang tumbuh dibagian endometrium, atau lapisan dari uterus. Kanker ini terjadi pada lapisan endomentrium yang merupakan salah satu dari tiga macam tumor ganas pada organ reproduksi, menempati sekitar 7% dari keseluruhan kanker pada wanita, merupakan 20%-30%nya tumor ganas saluran reproduksi. Kanker lapisan endometrium dapat tumbuh pada usia berapapun, umur yang paling umum adalah 58 – 61 tahun, 50% - 70% terkena penyakit setelah menopause.

Kita harus waspada saat ini karena kasus kanker lapisan endometrium terus meningkat, dan telah mendekati bahkan melebihi kanker serviks. Kemungkinan hidup 5 tahun pasien kanker lapisan endometrium 25% - 30%, kambuh ulang kanker lapisan endometrium adalah hal yang paling mempengaruhi kemungkinan hidup 5 tahun pasien.


Bagaimana Tingkat Kejadian Kanker Endomentrium?

Kanker lapisan endometrium merupakan salah satu kanker yang terjadi pada bagian reprpduksi dengan angka kejadian tertinggi, terutama di negara-negara maju. Selama tahun 2005, diperkirakan di Amerika terdapat sekitar 40.880 kasus baru dengan sekitar 7.100 kematian terjadi karena kanker lapisan endometrium. Ternyata kanker ini juga sangat tinggi tingkat kejadiannya di dunia sehingga harus selalu waspada juga dengan kanker ini.

Kanker endometrium paling sering terdiagnosis pada usia pasca menopause, dimana 75% kasus terjadi pada wanita usia pasca menopause. Meskipun demikian sekitar 20% kasus terdiagnosis pada saat premenopause. Faktor-faktor risikonya biasanya berkaitan dengan meningkatkan kadar progesteron, seperti penggunaann kontrasepsi oral dan merokok.

Kanker endometrium stadium awal memiliki prognosis yang cukup baik. Kanker lapisan endometrium terdiagnosis saat masih terlokalisir memiliki survival rate 5 tahunnya mencapai 96%, dan menurun sampai ke 44% pada stadium lanjut

Dengan pengetahuan yang baik tentang perdarahan pervagina pasca menopause di dunia Barat, sebagian besar kasus ini, sekitar 77% terdiagnosis pada stadium dini. Teknik skrining yang dapat digunakan adalah skrining non-invasif, seperti USG dan teknik invasif seperti pemeriksaan D&C dan biopsi endometrium yang merupakan tehnik yang digunakan untuk mengevaluasi jaringan endometrium dan menjadi bakuan dalam menilai status endometrium. Biopsi endometrium mempunyai sensitifitas yang baik dengan negatif palsu yang rendah dan sebagian besar disebabkan karena kesalahan dalam pengambilan. Namun demikian penentuan stadium karsinoma endometrium yang akurat adalah melalui prosedur pembedahan.

Itulah beberapa hal tentang kanker lapisan endometrium. Tentu saja kanker ini sangat berbahaya, seperti halnya macam-macam kanker yang terjadi di bagian reproduksi lainnya. khususnya pada wanita dewasa, jadi bagi kaum wanita, harus lebih waspada. Ingat sebuah istialah yang sering disebutkan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati.

Lakukan pencegahan kanker ini sedini mungkin. Adapun untuk mencegahnya bisa di baca artikel tentang cara mencegah kanker. Semua pencegahan dan pengobatan disarankan menggunakan obat herbal kanker yang aman dan murah agar tidak terjadi efek samping parah. Karena banyak juga obat-obat kanker yang tidak aman, seperti pengobatan kanker selain menggunakan obat herbal.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel penyakit kanker endometrium ini.
Read more ...
Minggu, 23 Juni 2013

Mengenal Kanker Ovarium Lebih Jauh

kanker ovarium
Kanker ovarium

Apa itu Kanker Ovarium?

Kanker ovarium adalah salah satu kanker yang merupakan neoplasma yang dijumpai  pada sistem genitalia wanita. Tumor  ovarium  dikategorikan  menjadi  tiga  kelompok  yaitu  tumor  jinak,  bordeline,  dan  tumor ganas. Apa bedanya dengan kanker serviks? Perbedaannya ada pada letak terjadinya, kalau kanker serviks terjadi dileher rahim, maka kanker ini terjadi pada ovarium atau indung telur.

Bagaimana Tingkat Kejadian Kanker Ovarium?

Tumor ovarium diperkirakan 30% dari  seluruh kanker pada  sistem genitalia wanita. Kira-kira 80% tumor jinak lebih sering dijumpai pada usia 20-45 tahun, tumor borderline dijumpai pada usia  yang  lebih  tua,  dan  tumor  ganas  umumnya  antara  usia  45 tahun  dan  65 tahun.

Peningkatan  insidensi  kanker ini erat  hubungannya  dengan  semakin meningkatnya  usia,  jumlah  paritas dan penggunaan oral kontrasepsi  pada negara berkembang. Angka kejadian tumor ovarium lebih rendah bila dibandingkan dengan kanker serviks dan uterus namun  kanker ini memiliki  mortalitas  tertinggi  di  antara  tumor  ganas  ginekologik.  Pada umumnya  kanker ini  ditemukan  pada  stadium  lanjut,  dan  sebagian  besar  tumor  sudah menyebar  ke  organ  lain. Yang menyebabkan  tumor  ini  demikian  berbahaya  bukan  frekwensinya tetapi  letalitasnya karena pertumbuhannya yang  tidak menimbulkan gejala,  itulah sebabnya  tumor ini dikenal  sebagai penyakit yang  tumbuh diam-diam  tapi mematikan  (silent killer).

Setiap  tahun lebih dari 23.000 kasus baru  yang terdiagnosa dan  sekitar 13.900 di  antaranya meninggal dunia,  kanker ovarium  menjadi  penyebab  tersering  kelima  penyebab  kematian  perempuan  pada  tahun 2001.

Menurut  data  statistik  American  Cancer  Society insiden tumor ovarium  sekitar  4%  dari seluruh keganasan pada wanita dan menempati peringkat kelima penyebab kematian akibat kanker, dimana angka kematian  ini  tidak banyak berubah  sejak 50 tahun yang lalu. tumor ovarium pada umum  dijumpai  pada  wanita  usia  yang  lebih  tua,  post  menopause,  hampir  80% kasus  tumor ovarium dijumpai pada wanita usia diatas 50 tahun.

Menurut data terbaru insidensi kanker ovarium dari Surveillance Epidemiology and End Result 10 tahun  terakhir  kanker  ovarium  berada  pada  urutan  ke lima penyebab kematian pada kanker ginekologi wanita.

Insiden  meningkat di negara-negara berkembang seperti di Amerika Utara dan Eropa Barat,  kanker  ini  90%  berasal  dari  karsinoma  epitel  stroma  ovarium.  Tumor  sel  germinal mempunyai  perbandingan  yang  signifikan  (20%)  dari  seluruh  jenis  kanker  ovarium  di  beberapa negara Asia,  khususnya  di  negara  Jepang.

Bagaimana dengan di Indonesia, tumor ovarium  menduduki  urutan  ke  enam  terbanyak  dari  keganasan  pada wanita setelah kanker serviks, kanker payudara, kolorektal, kanker kulit, limfoma. Pada penelitian di Rumah sakit Cipto Mangunkusumo  Jakarta  (1989-1995)  didapatkan tumor ovarium  jenis  epitel  55,98%  dan kanker  ovarium  non  epitel  44,02%.  Kanker  ovarium  epitel  jenis  serosum  44,44%, musinosum 19,66%,  endometrioid 10,26%, clear cell 5,13% dan mixed epithelial malignant 0,85%.

Menurut seorang peneliti bernama Iqbal  (2002-2006)  dalam  penelitian  di Medan  menemukan  105  kasus  kanker  ovarium  yaitu  84 kasus (80%) jenis epitel dan 21 kasus(20%) kanker ovarium non epitel.

Menurut Rezkini penelitian  yang dilakukan di departemen Patologi Anatomi FKUI/RSUPN-CM  pada  tahun  1997-2006  didapatkan  tumor  ovarium  sebanyak  2266  kasus,  dimana  jenis  epitel sebanyak  1592  kasus(70,26%),  di  ikuti  jenis  Germ  cell  sebanyak  578  kasus(25,5%),  sex  cord sebanyak 96 kasus(4,24%) dan usia termuda 0-9 tahun dan tertua 80-89 tahun.

Hampir  70%  kanker  ovarium  terdiagnosis  pada  stadium  lanjut,  menyebar  dalam      rongga abdomen  atas  (stadium  III)  atau  lebih  luas  (stadium  IV)  dengan  angka  harapan  hidup  selama  5 tahun  hanya  sekitar  15-20%,  sedangkan  harapan  hidup  stadium  I  dan  II  diperkirakan  dapat mencapai 90% dan 70%.

Waspada Kanker Ovarium!

Kanker ini termasuk kanker yang sangat perlu di waspadai bagi kaum wanita. Seperti halnya kanker payudara dan kanker serviks, ini juga sangat berbahaya. Jadi, mari mencegah kanker ini sedini mungkin.

Itulah beberapa secara singkat tentang tumor ovarium ini, mengenai hal lainnya akan dibahas di artikel berikutnya.

Semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel tentang kanker ovarium ini.
Read more ...

Mengenal Penyakit Kanker Prostat

penyakit kanker prostat
Penyakit kanker Prostat adalah suatu tumor ganas yang tumbuh di dalam kelenjar prostat.  Kanker ini termasuk jenis kanker yang sangat sering terjadi dengan penyebaran yang sangat lambat. Adapun umur pria yang sering terkena kanker ini adalah pria  berusia  diatas  70  tahun sekitar 50% dan  pada  hampir semua  pria  yang  berusia  diatas  90 tahun. Kebanyakan kanker tersebut tidak menimbulkan gejala karena penyebarannya sangat lambat.
 
Kanker  prostat  berkembang di  prostat  seorang pria,  kelenjar   kenari   berukuran   tepat   di   bawah   kandung  kemih yang menghasilkan beberapa cairan dalam air  mani. Ini adalah kanker paling umum pada pria setelah  kanker kulit.  Penyebarannya sangat lambat dan tidak   dapat   menyebabkan   kerusakan  signifikan.   Tetapi   beberapa   jenis   lebih   agresif   dan  dapat menyebar dengan cepat apabila tidak di obati dengan segera. 

Tingkat Kejadian Penyakit Kanker Prostat?

Tingkat kejadian kanker prostat di Jepang dilaporkan sebanyak 39 penderita per 100.000 orang  dan di China hanya 28 penderita per 100.000 orang mengalami penyakit ini.

Tingkat kejadian kanker di Inggris pada tahun 2006 menyumbang 36%  dari prevalensi kanker yang sama. Pada tahun 2008 menurut  GLOBOCAN (International Agency for Research on Cancer World Health  Organization) Kanker Prostat menduduki peringkat ke-3 kanker yang paling sering terjadi  pada laki – laki setelah kanker paru-paru dan kolorektal. Hal ini bisa disimpulkan bahwa cukup banyak yang terkena kanker ini, sehingga harus benar-benar diwaspadai.

Pada tahun 2010 di Amerika, organ prostat menduduki peringkat pertama dalam perkiraan ditemukannya kasus baru kanker yaitu sebanyak 217.730 (28%) dan perkiraan kematian sebanyak 32.050 (11%),   Diperkirakan 1 dari 4 jenis kanker yang baru didiagnosa pada pria ditemukan di Amerika. 

Bagaimana tingkat kejadian di Indoenesia? Di Indonesia, pada  tahun 1992 saja sudah disimpulkan  bahwa kanker prostat menduduki urutan ke 9 dengan 310 kasus baru (4,07%) dari 10 kasus kanker yang diperoleh dari laporan berbagai rumah sakit. Disimpulkan pula bahwa pada laki - laki di atas usia 65 tahun, kanker prostat menempati urutan ke 2 dengan 202 kasus (12,31%). Bagaimana dengan sekarang? Belum ada data yang jelas, namun selalu ada peningkatan dari tahun ketahun, jadi bagi para pria harap berhati-hati akan hal ini.

Pada salah satu  laboratorium, yakni Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan RSUP M. Jamil dalam kurun waktu 2000 -2005 ditemukan 116 kasus adenokarsinoma  prostat dengan rentang usia 61  –  70 tahun yang paling banyak menderita penyakit ini. 

Bagaimana Gejala Penyakit Kanker Prostat?

Kanker prostat umumnya tidak menunjukkan gejala yang khas, hal itu disebabkan karena kanker ini sangat lambat penyebarannya. Karena itu, sering terjadi keterlambatan diagnosa. Gejala yang ada umumnya sama dengan gejala pembesaran prostat jinak atau Benign Prostate Hyperplasia  (BPH), yaitu buang air kecil tersendat atau tidak lancar. Keluhan dapat juga berupa nyeri tulang dan gangguan saraf. Dua keluhan itu muncul bila sudah terjadi  penyebaran hingga tulang belakang. Baik Gejala kanker prostat dan penyebabnya  selengkapnya bisa dibaca di artikel-artikel selanjutnya, jadi ditunggu saja.

Apa penyebab Kanker Prostat?

Penyebab kanker prostat tidak diketahui secara tepat, meskipun beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara diet tinggi lemak dengan peningkatan kadar testosteron. Para ilmuan menyimpulkan bahwa usia lanjut mengalami penurunan beberapa unsur esensial  tubuh seperti kalsium (Ca) dan vitamin D. Tetapi pola makan  dengan Ca tinggi secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker prostat pada usia lanjut.

Mitos tentang Kanker Prostat?

Berikut   adalah   beberapa   hal   yang   tidak   akan menyebabkan   kanker   prostat:   terlalu   banyak   seks, vasektomi,   dan   masturbasi.   Jika   Anda   mengalami pembesaran   prostat   (BPH),   itu   tidak   berarti   Anda berada   pada   resiko   lebih   besar   terkena   kanker prostat.   Para   peneliti   masih   mempelajari   apakah penggunaan alkohol, PMS, atau prostatitis memainkan peran dalam perkembangan kanker prostat.

Itulah beberapa hal tentang kanker prostat. Tentu saja kanker ini sangat berbahaya, khususnya pada pria dewasa, jadi bagi kaum pria, harus lebih waspada.

Lakukan pencegahan kanker prostat sedini mungkin. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati. Adapun untuk mencegahnya bisa di baca artikel tentang cara mencegah kanker. Semua pencegahan dan pengobatan disarankan menggunakan obat herbal kanker yang aman dan murah.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel penyakit kanker prostat ini.
Read more ...
Sabtu, 22 Juni 2013

Mengenal Lebih Jauh Penyakit Kanker Darah

penyakit kanker darah
Penyakit kanker darah atau bisa juga disebut penyakit leukemia merupakan jenis penyakit kanker yang menyerang sel-sel darah putih yang diproduksi oleh sumsum tulang. Sumsum tulang ini dalam tubuh manusia memproduksi tiga type sel darah diantaranya sel darah putih yang berfungsi sebagai daya tahan tubuh melawan infeksi, sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen kedalam tubuh dan platelet bagian kecil sel darah yang membantu proses pembekuan darah.

Penyakit Leukemia umumnya muncul pada diri seseorang sejak mereka anak-anak, Sumsum tulang tanpa diketahui dengan jelas penyebabnya telah memproduksi sel darah putih yang berkembang tidak normal atau abnormal. Normalnya, sel darah putih mereproduksi ulang bila tubuh memerlukannya atau ada tempat bagi sel darah itu sendiri. Tubuh manusia akan memberikan tanda atau signal secara teratur kapankah sel darah diharapkan bereproduksi kembali.

Pada kasus kanker darah, sel darah putih tidak merespon tanda/signal yang diberikan. Akhirnya produksi yang berlebihan tidak terkontrol akan keluar dari sumsum tulang dan dapat ditemukan di dalam darah perifer atau darah tepi. Jumlah sel darah putih yang abnormal ini bila berlebihan dapat mengganggu fungsi normal sel lainnya, Seseorang dengan kondisi seperti ini (Leukemia) akan menunjukkan beberapa gejala seperti; mudah terkena penyakit infeksi, anemia dan perdarahan.

Jenis-jenis Penyakit Kanker Darah (Leukemia)

Penyakit Kanker Darah Akut

Jenis Leukemia akut ditandai dengan suatu perjalanan penyakit yang sangat cepat, mematikan, dan memburuk. Apabila hal ini tidak segera diobati, maka dapat menyebabkan kematian dalam hitungan minggu hingga hari.

Penyakit Kanker Darah Kronis

Sedangkan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun. Leukemia diklasifikasikan berdasarkan jenis sel. Ketika pada pemeriksaan diketahui bahwa leukemia mempengaruhi limfosit atau sel limfoid, maka disebut leukemia limfositik. Sedangkan leukemia yang mempengaruhi sel mieloid seperti neutrofil, basofil, dan eosinofil, disebut leukemia mielositik.Dari klasifikasi ini, maka Leukemia dibagi menjadi empat type :

  • Leukemia limfositik akut (LLA). Merupakan tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.
  • Leukemia mielositik akut (LMA). Ini lebih sering terjadi pada dewasa daripada anak-anak. Tipe ini dahulunya disebut leukemia nonlimfositik akut.
  • Leukemia limfositik kronis(LLK). Hal ini sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak.
  • Leukemia mielositik kronis(LMK) sering terjadi pada orang dewasa. Dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.

Itulah sekilas tentang kanker darah atau leukemia, tentu saja kanker ini sangat berbahaya jadi mari lebih waspada. Lakukan pencegahan kanker sedini mungkin. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati. 
 
Adapun untuk mencegahnya bisa di baca artikel tentang cara mencegah kanker. Semua pencegahan dan pengobatan kanker disarankan menggunakan obat herbal kanker yang aman dan murah.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel penyakit kanker darah ini.
Read more ...
Jumat, 21 Juni 2013

Apa Itu Kanker Otak? Baca disini!

apa itu kanker otak
Apa itu kanker otak? Kanker otak adalah kanker yang disebabkan karena adanya sel di otak yang membesar secara abnormal. Sama seperti jenis kanker lainnya, kanker otak juga dikenal sebagai jenis kanker yang membunuh diam-diam. Kanker ini kadang sulit dideteksi. Namun, gejala umum kanker otak dapat dilihat dan dirasakan. Sebagai contoh adalah kepala pusing dan mual muntah yang sering terjadi pada penderita. Selain itu juga, kanker otak biasanya juga menimbulkan tekanan dan rasa ketidakpercayaan diri pada penderita.

Seperti kanker lainnya, kanker  otak  juga merupakan  salah  satu  penyakit  yang  mematikan  dan  berbahaya.  Kanker  otak menyerang  otak  pada  bagian  luarnya  yakni  tiga  bagian  lapis  selaput  otak  dan  bagian  tulang tengkorak. Pada dasarnya kanker yang menyerang bagian tersebut umumnya kanker yang jinak. Tetapi, tetap saja sangat berbahaya, karena jelas bagian yang diserang adalah otak, maka ini sangat berbahaya. Karena dapat merusak dan mengganggu  fungsi  struktur  susunan  saraf  pusat  yang  terletak  didalam  rongga  tengkorak.

Dengan  berkembangnya  kanker tersebut maka  jaringan  otak  akan  semakin  tertekan. Dan  kita perlu tahu bahwa volume  rongga  tengkorak  sangat  terbatas  sehingga menyebabkan  rasa  sakit  dikepala atau pusing. Jika itu memang dirasakan, maka kemungkinan merupakan gejala awal dari kanker otak.

Kanker otak merupakan tumor ganas yang tumbuh di sel otak, baik berasal dari sel otak sendiri maupun dari organ lain yang menyebar ke otak. Beberapa jenis kanker otak yang dikenal antara lain glioma, meningioma, pituitary adenoma, vestibular schwannoma, dan medulloblastoma. Tidak seperti jenis kanker lainnya, kanker otak jarang menyebar ke jaringan lain sehingga penggolongannya hanya didasarkan pada seberapa cepat pertumbuhan sel kanker. Stadium I artinya sel kanker masih tampak normal dan pertumbuhannya lambat, sedangkan stadium IV berarti sel kanker tampak abnormal dan tumbuh sangat cepat.

National Cancer Institute memperkirakan, tiap tahun ada 22.000 kasus baru kanker otak di seluruh dunia. Tingkat kematiannya cukup tinggi, yakni sekitar 13.000 per tahun. Penderita kanker otak lebih banyak pada laki-laki (60,74 persen) dibanding perempuan (39,26 persen) dengan kelompok usia terbanyak 51 sampai ≥60 tahun (31,85 persen); selebihnya terdiri dari berbagai kelompok usia yang bervariasi dari 3 bulan sampai usia 50 tahun.

Itulah beberapa pengertian tentang kanker otak, silahkan saja kalau ada yang ingin anda share disini, tentu saja berkaitan dengan apa itu kanker otak? Kita sudah tahu seperti apa kanker otak, maka tugas kita adalah mencegah kanker ini sejauh mungkin dari kita. Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati. Adapun untuk mencegahnya bisa di baca artikel tentang cara mencegah kanker, sedangkan untuk mengobatinya bisa juga baca artikel yang berjudul obat herbal kanker otak! Semua pencegahan dan pengobatan disarankan menggunakan obat herbal kanker yang aman dan murah.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel berjudul apa itu kanker otak ini!
Read more ...
Rabu, 12 Juni 2013

Ciri ciri Kanker Hati yang Bisa di Kenali

ciri ciri kanker hati
Kanker hati adalah tumor ganas yang menyebabkan kerusakan bentuk dan fungsi organ hati. Kanker ini dapat terjadi pada semua golongan usia, tetapi jarang ditemukan pada usia muda.

Menurut sebuah penelitian di Taiwan  yang proporsi penderita kanker hati pada interval usia 40-59 tahun yaitu 55,54 %, usia < 40 tahun yaitu 27,26%, dan usia >59 tahun yaitu 17,2 %. Di Indonesia sendiri kanker hati banyak ditemukan pada usia 40-50 tahun.

Pada umumnya pria lebih banyak menderita kanker hati daripada wanita, dengan perbandingan masing-masing negara yang berbeda-beda. Kejadian kanker hati  lebih tinggi pada pria, bisa disebabkan karena laki-laki lebih banyak terkena oleh faktor risiko kanker hati seperti virus hepatitis dan alkohol.

Lalu, bagaimanakah ciri ciri kanker hati ini? Biasanya pada  stadium awal kanker hati sulit didiagnosa. Oleh karena itu, prinsip utama pencegahan kanker hati adalah dengan melakukan skrining kanker hati sedini mungkin. Berikut ini adalah gejala kanker hati.


Ciri Kanker Hati Secara Umum

Berikut ini adalah beberapa gejala kanker hati yang umum terjadi baik pada stadium awal ataupun pada stadium lanjut. Adapun penjelasan gejala kanker hati stadium awal dan stadium lanjut bisa juga di baca pada bagian berikutnya. Jika merasakan salah satu atau sebagian dari masalah di bawah ini, maka hal terbaik adalah lakukan pemeriksaan secara detail ke dokter.
  • Adanya massa di sebelah kanan atas perut. Hal ini jelas terjadi karena adanya pertumbuhan sel yang abnormal.
  • Tangan dan kaki membengkak.
  • Lemah, hilang nafsu makan, penurunan berat badan secara drastis, demam pada pagi hari, dan menggigil biasanya pada malam hari.
  • Adanya perubahan warna kulit dan putih mata yaitu berubah menguning.
  • Feses berwarna kehitaman dan urin berwarna seperti air teh.
  • Gejala umum kanker seperti cepat capek dan badan terasa lemah.
  • Sering merasa nyeri di bagian punggung dan bahu.
  • Terkadang batuk atau muntah darah.
  • Karena adanya massa sehingga menyebabkan perut buncit dan nyeri perut atas.

 

Ciri Ciri Kanker Hati pada Stadium Awal

Pada stadium awal penyakit ini berjalan perlahan. Malah banyak tanpa keluhan. Lebih dari 75 % tidak memberikan gejala-gejala yang khas. Bahkan, ada penderita yang kankernya sudah berkembang hingga sebesar 10 cm meter pun tidak merasakan apa-apa. Keluhan yang umum adalah adanya massa dalam perut perut atas.

Pada umumnya tidak bergejala dan tanpa keluhan yang jelas. Kanker hati baru akan menimbulkan gejala bila telah memasuki stadium lanjut, misalnya akan muncul keluhan seperti gejala di atas.

Ciri Ciri Kanker Hati pada Stadium Lanjut

Pada stadium lanjut tanda atau gejala sudah jelas seperti gejala umum yang sudah disebutkan di atas. Pada stadium lanjut penyebaran kanker sangat cepat, operasi biasanya sudah tidak bisa membantu. Pengobatan kanker yang bisa dilakukan adalah dengan obat herbal kanker dan bisa juga dipadukan dengan pengobatan medis. Namun, ada beberapa kasus dimana obat herbal mampu menyembuhkannya.

Itulah beberapa gejala kanker hati yang sering terjadi. Ingatlah mencegah lebih baik dari pada mengobati, jadi sebelum keadaan yang parah terjadi ada baiknya harus selalu waspada. Untuk mencegah kanker, baca juga artikel cara mencegah kanker.

Jalankan pola hidup sehat dan hindari selalu faktor-faktor risiko penyebab kanker yang biasanya ada pada kebiasaan-kebiasaan buruk dan juga pada makanan. Semoga kita bisa terhindar dari kanker ini!

Jika Anda sedang mencari obat herbal kanker hati, silahkan berkunjung ke toko online ini.

Semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca artikel ciri-ciri kanker hati.
Read more ...
Minggu, 09 Juni 2013

Macam-Macam Penyakit Kanker yang Terjadi di Dunia

macam-macam penyakit kanker
Macam-macam penyakit kanker yang pernah terjadi di dunia ini cukup banyak. Bahkan, mungkin ada jenis penyakit kanker yang muncul namun tidak diketahui namanya. Kali ini kita akan membahas macam macam kanker yang ada di dunia, terutama yang tingkat kejadiannya tinggi di dunia.

Tahukah anda kalau  12% seluruh kematian disebabkan oleh kanker dan  pembunuh  nomor 2 setelah penyakit kardiovaskular. Wah, ini benar-benar mengerikan. Itu mengapa sangat penting sekali untuk mengenal lebih jauh, mengendalikan dan mencegahnya sejak dini.

Tentu saja semua jenis-jenis kanker  ini berbahaya dan sangat mematikan. Tidak ada satupun dari macam-macam penyakit kanker tersebut yang bisa dianggap remeh. Kita harus waspada dari berbagai jenis penyakit kanker yang ada ini. Berikut ini akan kita bahas 19 jenis kanker yang paling banyak terjadi didunia.

Macam-macam Penyakit Kanker


1.    Kanker Serviks

Kanker ini terjadi pada bagian serviks yang menghubungkan uterus dengan vagina. Kejadiannya sangat tinggi didunia, terutama pada wanita. Kanker serviks biasanya terjadi pada wanita di bawah usia 50 tahun.

2.    Kanker Payudara

Berdasarkan data dari American Cancer Society, ada sekitar 226.870 kasus kanker payudara yang terjadi tahun ini dan sekitar 2190 kasus terjadi pada pria. Kanker payudara adalah jenis kanker yang paling banyak terjadi pada wanita setelah kanker kulit.

3.    Kanker Otak

Kanker otak adalah kanker  yang menyerang  otak  pada  bagian  luarnya  yakni  tiga  bagian  lapis  selaput  otak  dan  bagian  tulang tengkorak.

4.    Kanker Hati

Kanker hati adalah tumor ganas yang menyebabkan kerusakan bentuk dan fungsi organ hati. Dalam keadaan normal sel hati akan membelah diri jika ada penggantian sel-sel hati yang telah mati dan rusak.

5.    Kanker Ovarium

Kanker ini kebanyakan terjadi pada wanita pasca menopause. Tidak ada tes screening khusus untuk kanker ovarium. Silahkan baca artikel saya tentang kanker ovarium lebih lengkap!

6.    Kanker Pankreas

Kanker pankreas ini terjadi di bagian pankreas dekat dengan hati. Silahkan juga baca artikel saya tentang kanker pankreas lebih lengkap!

7.    Kanker Mata

Kanker ini terjadi di mata. Meski tergolong jarang, namun tetap patut kita waspadai. Lebih lengkap mengenai kanker mata ini bisa baca di sini!

8.    Kanker Lidah

Kanker lidah adalah penyakit kanker yang terjadi di bagian lidah. Di Indonesia sendiri kanker lidah tergolong penyakit langka dan tidak begitu dikenal masyarakat, namun kanker ini termasuk yang cepat menyebabkan kematian. Selengkapnya di sini!

9.    Kanker Prostat

Berdasarkan penelitian 2 dari 3 orang yang menderita kanker prostat adalah pria yang berumur lebih tua dari 65 tahun. Baca di sini!

10.    Kanker Kulit

Kanker kulit ini berasal dari sel-sel penghasil pigmen (melanosit). Jenis kanker ini biasanya terjadi pada orang di bawah usia 30 tahun.

11.    Kanker Lambung

Kanker ini terjadi dilambung. Seperti pada kanker lainnya. Kanker ini juga perlu kita waspadai.

12.    Kanker Saluran Empedu

Kanker ini berupa adanya masa di saluran empedu bagian bawah, telah menyumbat  sistim saluran empedunya.

13.    Kanker Kandung Kemih

Kanker ini terjadi pada kandung kemih yang merupakan salah satu organ tubuh yang terletak dibagian bawah perut, fungsinya bekerja untuk menahan dan melepaskan air seni.

14.    Kanker Endometrium

Kanker dinding rahim terjadi ketika sel-sel dinding rahim mengalami perubahan dan mulai tumbuh tidak terkontrol ketika sel-sel tersebut tumbuh dan bertambah banyak, maka terbentuklah benjolan yang disebut tumor.

15.    Kanker Usus

Kanker  usus  besar  adalah  hasil  yang  cepat dari jaringan di usus besar. Baca saja artikel saya tentang kanker ini di artikel-artikel saya yang lain.

16.    Kanker Leukemia

Kasus leukemia tahun ini telah terjadi pada 47.150 orang, berdasarkan data National cancer Institute. Baca juga tentang kanker darah!

17.    Kanker Paru-Paru

Penyakit  ini  biasanya menyerang  usia  antara  55  dan  65 tahun. Termasuk jenis kanker yang tingkat kejadian yang tinggi didunia.

18.    Kanker Nasofaring

Merupakan kanker yang terdapat pada nasopharing, berada di antara belakang hidung dan esofagus. Baca artikel saya tentang kanker nasofaring di bagian lain!

19.    Kanker Testis

Sebanyak 8.590 kasus kanker testis terjadi tahun ini berdasarkan data dari National Cancer Institute. Penderitanya paling banyak adalah pria pada usia 20 sampai 35 tahun.

Macam-macam penyakit kanker di atas nanti akan di bahas satu persatu di blog obat herbal kanker ini, termasuk juga bagaimana pengobatan kanker tersebut.

Jika Anda Sedang Mencari Obat Kanker kami sarankan untuk berkunjung ke www.tokoherbalonline.info

Semoga bermanfaat dan terimakasih telah membaca macam-macam penyakit kanker.


Read more ...
Kamis, 06 Juni 2013

Cara Menyembuhkan Kanker Payudara Secara Alami

cara menyembuhkan kanker payudara

Cara menyembuhkan kanker payudara yang paling aman dan murah adalah dengan acara alami. Kenapa aman dan murah? Saya sebut aman karena disini tidak bersentuhan dengan dunia medis seperti operasi atau penggunakan obat-obatan (kemoterpi) yang sering kali justru menimbulkan efek samping yang cukup besar. Disebut murah karena memang lebih murah bila dibandingkan dengan biaya pengobatan apalagi harus operasi. Benar, tidak?

Seperti apa cara alami disini? Ada dua cara yang akan kita bahas untuk mengatasi kanker payudara secara alami. Cara pertama adalah dengan obat herbal kanker dan cara kedua adalah dengan terapi psikologi. Namun, sebelum kita membahas cara menyembuhkan penyakit kanker payudara ini, mungkin di antara anda ada yang ingin mengenal kanker payudara lebih detail. Silahkan baca artikel-artikel yang membahas kanker payudara berikut ini.


Silahkan saja membuka satu-persatu link yang diberikan di atas!

Oke, kembali kita kepada bahasan cara menyembuhkan kanker payudara secara alami. Bila ada yang merasa terdiagnosa menderita kanker payudara, maka lakukan dua cara alami berikut ini. 

Cara menyembuhkan Kanker Payudara dengan Obat Herbal

Ada banyak sekali pilihan obat herbal kanker payudara yang ada di pasaran. Namun, anda harus memiliki kemampuan untuk memilih obat herbal mana yang paling bagus. Karena seperti yang saya sebutkan di atas kalau cara alami biasanya efek samping yang ditimbulkan lebih kecil, namun, sebenarnya tidak semua obat herbal kanker begitu. Ada juga obat herbal yang memiliki efek samping yang besar. Jadi, sangat penting untuk bisa memilih obat herbal mana yang paling aman.

Cara menyembuhkan kanker payudara yang akan kami rekomendasikan di sini adalah dengan pengobatan kanker secara tradisional dengan menggunakan obat herbal kanker yaitu Shark Cartilage. Produk ini terbukti memiliki kriteria diatas yaitu aman, murah, dan berkualitas.

Anda mungkin pernah mendengar perusahaan herbal besar seperti HPA atau Herbal Penawar Alwahida (Perusahaan besar yang bergerak di bidang Network dan herbal). Nah,Shark Cartilage adalah obat tradisional kanker payudara yang merupakan salah satu produk herbal dari HPA tersebut. Herbal ini terbuat dari Tulang rawan ikan hiu yang berkhasiat untuk mengobati semua jenis kanker termasuk kanker payudara.

Khasiat dari tulang rawan ikan hiu ini sudah di buktikan oleh beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa ternyata dalam tulang rawan hiu terkandung protein, kalsium, fosfor, karbohidrat, air, serat, lemak serta komponen alamiah lainnya sebagai nutrisi. Sebaliknya, pada tulang rawan tersebut tidak ditemukan seperti unsur-unsur berbahaya seperti seng, tembaga, merkuri, nikel dan logam berat atau sejenisnya. 

Berdasarkan penelitian secara klinis, tulang rawan hiu dinyatakan mampu menghentikan pertumbuhan dan penyebaran sel tumor, membantu mengurangi rasa sakit dan menjaga kesehatan. Dari keterangan Dr Lane Phd, seorang ahli nutrisi laut dari Cornell University Amerika Serikat yang mengembangkan dan mengadakan penelitian terhadap tulang rawan hiu, menyatakan bahwa penderita kanker akan mendapatkan kemajuan klinis yang positif bila penderita kanker mengkonsumsi tulang rawan hiu termasuk sebagai obat tradisional kanker payudara. 

Penelitian dan uji klinis lain yang di lakukan Dr Karel Dourman HS Sp PD membuktikan bahwa tulang rawan ikan hiu mampu mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel tumor, mampu menghancurkan sel kanker, termasuk kanker payudara.

Bagaimana cara mendapatkan obat tradisional kanker tradisional ini? maka silahkan pesan atau rekomendasikan produk ini. Langsung saja, kunjungi toko online kami, Klik Disini atau Kunjungi CafeSehat.com.

Cara menyembuhkan Kanker Payudara dengan cara Terapi Psikologis


Mungkin anda sudah pernah mendengar kalau penyakit itu bisa di sembuhkan dengan terapi psikologis. Termasuk juga penyakit kanker.Terapi ini ditujukan untuk pengobatan kanker pada stadium awal.
Saat ini teknologi memang semakin canggih namun otak manusialah yang lebih canggih. Itu karena perkembangan teknologi yang pesat kan berkat otak manusia yang tidak berhenti berpikir untuk menciptakan inovasi baru. Ditengah modernisasi yang menawarkan segala keinstanan untuk dijadikan solusi masalah hidup, beberapa manusia kreatif malah banyak yang kembali ke alam.
 
cara mengatasi kanker payudara
Melukis membantu mengatasi kanker
Dalam bidang kesehatan contohnya. Masyarakat di beberapa kota di Benua Amerika berbondong-bondong mencari alternative penyembuhan non obat-obatan. Beberapa instansi kesehatan seperti rumah sakit juga telah menawarkan terapi non obat-obatan. 

Salah satu contohnya penderita kanker yang diarahkan untuk mengikuti terapi psikologis. Walau belum ada penelitian empiris yang menunjukan pengaruh pada terapi ini, namun salah satu dokter yang meminpin terapi ini disalah satu rumah sakit sangat yakin akan khasiat dari terapi ini. 
Hal ini dikarenakan, ternyata dalam hal ini penderita diajak melupakan penyakit yang menggerogoti tubuhnya itu dengan bersenang-senang melalui kegiatan positif. Sebagai contoh dari terapi ini adalah terapi melukis. Selain terapi melukis, kita dapat menjumpai terapi menunggang kuda. Terapi yang menggunakan bantun kuda ini banyak diminati oleh para penderita retardasi mental dan kelumpuhan akibat struk. 
Terapi ini diyakini mampu mengaktifkan sel-sel yang selama ini tak berperan dengan baik. Hal yang paling penting dari terapi ini adalah mampu mengusir stress yang selama ini mengganggu mereka, yang membuat hidup mereka penuh keluhan. Dengan adanya terapi-terapi ini membuat masyarakat di sana meminimalisir penggunaan obat yang banyak memiliki efek samping. 
Demikian 2 cara alami bagaimana cara mengatasi kanker payudara. Bagaimana? Apakah ada yang ingin mencoba 2 cara mengatasi kanker seperti yang saya sebutkan di atas? 
Semoga bermanfaat dan Terimakasih telah membaca artikel cara menyembuhkan kanker payudara.
Read more ...
Rabu, 05 Juni 2013

Penyebab Kanker Payudara yang Harus Anda Tahu!

penyebab kanker payudara
Penyebab kanker payudara sebenarnya tidak diketahui dengan pasti. Namun, ada beberapa faktor resiko yang ada pada pasien penyakit kanker payudara. 

Penyakit Kanker payudara sendiri adalah penyakit kanker yang paling umum menyerang kaum wanita, walaupun ditemukan juga pada pria dengan perbandingan 1 di antara 1000. Jadi, penyebab-penyebab kanker disini lebih banyak berkaitan dengan wanita. 

Lalu, apa saja yang diduga penyebab kanker payudara ini? Ada begitu banyak kemungkinan penyebab kanker payudara, Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab terjadinya kanker payudara adalah sebagai berikut: 

1. Faktor Genetik 

Ada 2 jenis gen (BRCA1 dan BRCA2) yang sangat mungkin sebagai resiko. Jika ibu atau saudara wanita Anda mengidap penyakit kanker payudara, maka kemungkinan Anda memiliki resiko kanker payudara 2 kali lipat dibandingkan wanita lain yang dalam keluarganya tidak ada yang menderita. Jika memang ada kemungkinan seperti itu, anda bisa segera mencegahnya sejak dini. 

2. Faktor Obat-obatan 

Contohnya adalah penggunaan hormon estrogen. Misalnya pada wanita yang menggunakan therapy obat hormon pengganti hormone replacement therapy (HRT), seperti Hormon eksogen akan dapat menyebabkan peningkatan resiko menderita kanker payudara

3. Faktor gizi yang buruk 

Ini adalah faktor penyebab kanker yang umum terjadi. Faktor gizi yang buruk pada makanan yang dimakan. Jadi, sangat penting untuk mengatur pola makan. Sebagai contoh disini adalah terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet, perasa, pewarna sintetis, seperti natrium benzoat, MSG dan lain-lain bisa menyebabkan terjadinya kanker payudara. 

4. Pola Hidup yang Kurang Sehat 

Pola hidup yang kurang sehat ini misalnya suka meminum alkohol dan juga merokok. Sebenarnya hal ini tidak hanya akan menyebabkan kanker payudara, tetapi juga menyebabkan kanker-kanker lainnya, seperti kanker paru-paru. Pola hidup yang kurang sehat lainnya adalah makan yang berlebihan sehingga menyebabkan obesitas. Jadi, wanita gemuk lebih berisiko terkena kanker payudara dari pada wanita kurus. Solusinya adalah dengan menurunkan berat badan. Dengan menurunkan berat badan, level estrogen tubuh akan turun pula. 

5. Tinggi Melebihi 170 cm 

Wanita yang tingginya 170 cm mempunyai resiko terkena kanker payudara karena pertumbuhan lebih cepat saat usia anak dan remaja membuat adanya perubahan struktur genetik (DNA) pada sel tubuh yang diantaranya berubah ke arah sel ganas. 

6. Faktor lain yang diduga sebagai Penyebab Kanker Payudara 

Misalnya pada orang yang tidak menikah, atau yang menikah tapi tidak punya anak, melahirkan anak pertama sesudah usia 35 tahun, atau tidak pernah menyusui anak. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kanker payudara meningkat pada orang yang sering menghadapi kondisi stress dan juga bagi wanita yang pernah mengalami menstruasi dibawah usia 11 tahun. Faktor penyebab lainnya adalah masa reproduksi yang relatif panjang. Wanita terlambat memasuki menopause (lebih dari usia 60 tahun) Wanita yang belum mempunyai anak Lebih lama terpapar dengan hormon estrogen relatif lebih lama dibandingkan wanita yang sudah punya anak. Hal ini dikarenankan kehamilan dan menyusui Berkaitan erat dengan perubahan sel kelenjar payudara saat menyusui. 

Tentu saja beberapa faktor di atas belum bisa dipastikan sebagai penyebab yang pasti. Namun, kita tetap harus berhati-hati dengan cara sebisa mungkin menghindari penyebab kanker payudara tersebut.

Itulah beberapa penyebab terjadinya kanker payudara. Semoga dengan mengetahui beberapa penyebab terjadinya kanker payudara ini kita bisa menghindari terjadinya kanker payudara sejak dini. Yang bisa Anda lakukan adalah memperhatikan hal-hal yang disebutkan di atas dan selalu waspada faktor resiko pada pasien diduga berhubungan dengan kejadian kanker payudara. 

Semoga bermanfaat dan terimakasih telah menbaca artikel penyebab kanker payudara.
Read more ...